Select Page

Memiliki sebuah bisnis seperti bisnis minuman, akan ada beberapa kondisi yang membuat Anda harus memikirkannya secara matang. Menentukan harga jual produk contohnya. Penetapan harga jual adalah keputusan penting dan sangat krusial yang perlu dibuat oleh pemilik usaha. 

Kenapa? Karena harga jual akan mempengaruhi berbagai aspek dalam aspek. Mulai dari  cash flow, profit, hingga konsumen adalah aspek yang akan terpengaruhi dari harga jual. Dengan demikian dalam menentukan harga jual perlu dipikirkan secara matang, yang tentunya juga mempertimbangkan banyak faktor. 

Pada faktor konsumen saja, kini mereka telah memiliki banyak informasi terkait produk atau jasa yang akan digunakannya. Mereka pun juga menginginkan manfaat maksimal atas uang serta waktu yang mereka keluarkan. 

Selain itu, pada sebuah studi juga menunjukkan bahwa sedikit saja selisih pada harga jual dapat meningkatkan atau menurunkan profit sekitar 20% hingga 50%. Oleh karena itu sebagai seorang pengusaha teh yang berkecimpung pada bisnis minuman, Anda wajib tahu mengenai strategi dan cara yang tepat dalam menentukan harga jual produk.

Informasi terkait harga jual produk, Sumber: harmony.co.id
Informasi terkait harga jual produk, Sumber: harmony.co.id

Komponen Penting dalam Penentuan Harga Jual Produk

Sebelum membahas bagaimana cara yang tepat dalam menentukan harga jual produk, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai komponen-komponen penting yang perlu diperhatikan. 

Dengan mengetahui komponen-komponen ini akan lebih memudahkan Anda dalam menentukan harga jual produk. Apa saja komponen tersebut? Berikut penjelasannya di bawah ini:

1. Biaya Tetap (Fixed Cost)

Dengan membaca nama dari komponen pertama ini, terlepas dari besar dan kecilnya angka dari biaya yang satu ini selalu tetap. Orang-orang umum menyebut biaya tetap sebagai biaya peralatan. 

Namun penyebutan dengan biaya peralatan ini tidak bisa mencakup segala aspek yang termasuk dalam biaya tetap. Kenapa? Karena yang disebut sebagai biaya tetap tak hanya peralatan saja melainkan juga mencakup biaya sewa atau tanah, pajak, dan sebagainya.

Biaya tetap ini biasanya juga menjadi alasan mengapa pemilik usaha dan mungkin Anda juga salah satunya yang berlomba-berlomba menjual produk sebanyak mungkin. Karena dengan menjual produk sebanyak mungkin, pengeluaran biaya tetap dapat diselesaikan.

Bahkan dengan mengingat bahwa biaya tetap seringkali memiliki angka yang besar, Anda perlu memiliki alokasi khusus untuk menyelesaikan biaya ini dalam setiap transaksi penjualan.

Contohnya, apabila persentase keuntungan pada setiap produk teh yang Anda jual adalah 40% maka idealnya Anda sisihkan sebesar 10% hingga 20% untuk alokasi biaya tetap.

2. Biaya Variabel (Variable Cost)

Berbeda dengan biaya sebelumnya yang selalu tetap, biaya variabel merupakan jenis biaya yang bisa berubah-ubah tergantung jumlah produksi yang akan Anda buat. Dengan kata lain, semakin banyak produksi maka makin besar pula biaya variabel yang harus dikeluarkan.

Apabila Anda merupakan seorang pebisnis teh yang memproduksi produk sendiri, maka Anda perlu menghitung biaya-biaya yang tergolong ke dalam biaya variabel. Karena biaya variabel perlu dihitung untuk dijadikan sebagai angka rujukan yang menggambarkan modal produksi suatu produk.

Lalu apa saja biaya-biaya yang tergolong ke dalam biaya variabel? Diantaranya biaya bahan baku, tenaga kerja, perlengkapan produksi, dan intensif tim penjualan.

Namun berbeda apabila Anda menjual produk yang diproduksi oleh bisnis lain seperti maklon teh, Anda bisa menghitung biaya pembelian produk, biaya transportasi, biaya pengiriman sebagai biaya variabel Anda.

Tak hanya dalam perihal produksi, biaya variabel juga mencakup biaya yang Anda habiskan dalam strategi pemasaran digital.

3. Margin Profit

Anda sebagai pemilik usaha tentu menginginkan laba atau profit. Nah dengan menghitung margin profit, Anda akan terbantu dalam menghitung total keuntungan dan menentukan harga jual produk di pasaran. 

Anda bisa mulai menambahkan margin profit atau selisih keuntungan yang diinginkan dalam setiap produk apabila biaya variabel sudah diketahui.

Dengan komponen margin profit dan biaya variabel, Anda bisa menggunakan rumus harga jual produk berikut ini.

Harga jual = Biaya variabel : ( 1 – desimal margin profit yang diinginkan)

Mengetahui berbagai komponen penting untuk menentukan harga jual, Sumber: temanstartup.com
Mengetahui berbagai komponen penting untuk menentukan harga jual, Sumber: temanstartup.com

Cara Menentukan Harga Jual Produk

Setelah memahami dengan baik ketiga komponen diatas, maka Anda sudah siap untuk mulai mendalami bagaimana cara menentukan harga jual produk yang tepat. Berikut cara menentukan harga jual produk:

1. Menghitung Biaya Total Produksi

Dari kedua biaya yang telah disebutkan pada komponen penting sebelumnya, Anda bisa menghitung biaya total produksi produk teh Anda.

Dengan cara apa? dengan cara dijumlahkan antara biaya tetap dan biaya variabel. Setelah mengetahui total biaya produksi, Anda bisa mulai mencari biaya harga dari setiap satunya produk teh.

Anda bisa mencarinya dengan membagi total biaya dengan jumlah produk yang Anda produksi. Dari sini Anda akan mendapatkan harga dasar dari satu kemasan teh yang Anda produksi.

2. Menentukan Harga Jual Produk dari Biaya Produksi

Setelah mengetahui jumlah harga per produknya, Anda dapat mencari harga jual dengan menggunakan perhitungan persentase keuntungan atau margin profit.

Misalnya pada produk teh yang Anda jual, Anda menginginkan keuntungan sebesar 50% dari biaya produksi. Maka untuk menghitungnya, Anda bisa menggunakan cara dengan menambahkan hasil kali antara persentase keuntungan dan biaya produksi dengan biaya produksi.

Harga jual (per produk) = Biaya produksi (per produk) + (persentase keuntungan x biaya produksi per produk)

Tips menentukan harga jual, Sumber: primarasa.co.id
Tips menentukan harga jual, Sumber: primarasa.co.id

Nah itu cara menentukan harga jual produk yang tepat untuk produk teh yang nantinya akan Anda jual. Pada poin komponen-komponen tersebut kami menyarankan Anda untuk memahami dan menguasai hal tersebut. 

Hal ini dikarenakan dengan menguasai komponen-komponen tersebut, Anda akan lebih mudah dalam menentukan harga jual produk yang akan Anda pasang. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam berbisnis. Terimakasih sudah membaca hingga akhir!

Ada yang bisa kami bantu ?